Meditasi & Kultivasi Energi. Sangga Buwana

Bukan Hanya Spiritualitas Tanpa Arah. Tapi olah keterampilan esoterik – meditasi & kultivasi energi, yang terstruktur untuk mengangkat kualitas kehidupan secara material & spiritual

Meditasi & Kultivasi Energi - Sangga Buwana

Sangga Buwana dibuat untuk mengisi gap antara dunia self development dan esoterik serta spiritualitas secara umum. Dimana di satu sisi terlalu fokus kepada unsur pikir atau mind, sedangkan di sisi lain terlalu fokus kepada spiritualitas sehingga pendekatan internal yang mengolah sisi kehidupan material dan spiritual secara seimbang tidak banyak di jelajahi. 

Meditasi & Kultivasi Energi - Sangga Buwana

Jenis Keilmuan Apa Yang Diajarkan?

Keilmuan inti Sangga Buwana bersifat universal yang di formulasikan dari keilmuan yang dipelajari oleh founder yang berasal dari berbagai macam sumber baik dari Nusantara dan manca negara.

Menekankan pada pintu masuk belajar meditasi bersamaan dengan kultivasi energi prana atau chi , Alchemy, serta prinsip-prinsip dari Jyotisha (Vedic astrology) yang semuanya akan diformulasikan dalam sebuah sistem yang runtut dan di design untuk semudah mungkin dipelajari oleh manusia modern jaman digital untuk menyumbangkan dan memperkaya ilmu esoterik Indonesia.

Selain itu sebagai pelengkap untuk mempercepat dan melengkapi proses penguasaan keilmuan, secara parallel akan diajarkan keilmuan dari traditional tantra (bukan over sexualized modern tantra) dan western esoteric.

Framework Pengikat Keilmuan

Di antara berbagai tradisi esoterik yang menjadi bagian dari kurikulum Sangga Buwana, hermetika menempati posisi yang sangat penting. Tradisi ini – yang berakar dari teks-teks kuno Corpus Hermeticum dan dirangkum dalam tujuh prinsip universal oleh The Kybalion – memberikan sebuah framework yang kohesif untuk memahami mengapa praktik kultivasi energi bekerja, mengapa meditasi yang dilakukan secara konsisten menghasilkan perubahan nyata pada kondisi eksternal, dan bagaimana hukum-hukum universal mengatur realitas dari dimensi terkecil hingga terbesar.

Prinsip hermetika yang paling dikenal, “as above, so below” – atau dalam bahasa yang lebih lengkap, “as within, so without” – bukan sekadar ungkapan filosofis. Ia adalah peta kerja: apa yang terjadi di dalam diri secara langsung berkorespondensi dengan apa yang termanifestasi di luar. Bagi mereka yang sudah mengenal kebatinan Jawa atau kosmologi Nusantara, prinsip ini terasa familiar – bukan asing. Dua tradisi yang lahir di belahan dunia berbeda ternyata menggali lapisan realitas yang sama.

Di Sangga Buwana, keduanya tidak diajarkan sebagai sistem yang terpisah, melainkan sebagai dua perspektif yang saling memperkuat dalam satu perjalanan pemahaman yang utuh.

Pelajari lebih dalam tentang hermetisisme dan prinsip-prinsip hermetika →

category1
Lineage Original

Keilmuan dari hasil berguru langsung kepada para maestro esoterik baik dari Nusantara maupun manca negara. 

Trophy image
Kosmologi

Pelajari tatanan semesta raya dari sistem kosmologi Nusantara yang aplikatif 

lightning image
Kultivasi Energi

Raga, rasa dan pikir harus selaras. Pelajari teknik-teknik pengolahan energi untuk keseimbangan 3 elemen tersebut

microscope image
Modern & Terstruktur

Disampaikan dengan sistem pengajaran modern secara runtut

Kenapa Belajar Meditasi & Esoterik di Sangga Buwana

Sangga Buwana fokus kepada peningkatan kualitas kehidupan di saat ini (present time). Bukan dengan teknik-teknik spiritual yang menjanjikan pencerahan di masa depan yang entah kapan datangnya, tapi dengan teknik internal untuk mengolah kemampuan raga, rasa & pikir sebagai piranti yang kita gunakan untuk menghadapi realita kehidupan yang kita jalani sehari-hari.

01. Belajar online & Offline

02. Berbasis Realita

03. Practical Esoteric

Keilmuan Modern Berbasiskan Kebijaksanaan Tradisional

Marilah kita bersikap realistis.

Banyak komunitas spiritual baik yang berasal dari tradisional maupun modern, lokal maupun mancanegara, masih terjebak dalam jargon yang tidak sesuai dengan realita kehidupan yang kita hadapi dalam keseharian. Sehingga banyak pelaku spiritual bukannya berpijak pada realita tapi malah mengawang-awang & dihempaskan kesana kemari oleh kehidupan nyata, yang membuat apa yang dipelajari seakan tidak relevan dengan kehidupan yang dijalani.

“Tuhan menciptakan semesta raya bukan untuk di sangkal, tapi sarana bagi kita untuk mewujudkan keagungan dan kemuliaannya di mayapada ini.”

Apa kata Students

Trophy image

Untuk meditasi rutin yang aku lakukan, makin kesini makin mudah ke titik fokus.. udh berasa jg dan bsa di fokuskan..

Kerutinan sangat penting karna sangat membantu untuk aku yang susah fokus ini..
Awal2 fokus hanya 10%

Skrg mungkin di 60%

Lini Arina
Trophy image

aku skrg jadi bisa agak lebih solid buat milih fokus hal mana yang perlu dikerjakan. Bisa lebih mengizinkan diriku juga buat jadi manusia biasa, yang tetep biasa aja walau ada salah. Maksudnya ga terlalu takut, khawatir yg nyiksa.

Dimana sebelumnya aku sebenci dan semarah itu kalau aku ngelakuin hal salah, meski cuma kecil atau ga esensial.

Dua hari ini juga aku selalu bangun jam 4 pagi. Gatau, ga bisa tidur lagi. Padahal baru tidur jam 12. Jadinya bengong atau nulis buat apa aja yang mau aku lakukan kedepan dan hari ini.

Dyana